Cara Agar Lancar Meminjam Hutang Kur Di Bank BRI

Pengen punya usaha tapi tidak punya modal. ini kendalanya jika kita memang kesulitan untuk membuka usaha tanpa modal apa-apa. punya modal tapi tidak punya keterampilan juga tidak bisa berbuat apa-apa. kecuali memang punya kemampuan ilmu usaha diniatkan dari modal kecil seadanya. disini saya akan berbagi mengenai cara meminjam uang KUR (Kredit Usaha Rakyat) di bank BRI yang sesuai pengalaman saya sendiri tentunya.

untuk sekala usaha mikro menengah kecil,konon katanya tidak perlu mengajukan dengan dokumen sertifikat tanah dan rumah. cukup KTP saja. cepret photo sana sini tempat usaha serta rumah dan kemudian tunggu untuk di acc dari pihak BANKnya. kecuali lebih dari 10 juta ke atas. nah disini saya akan menceritakan perjalanan saya agar meminjam uang di BRI selalu bisa dapat di percaya oleh pihak BANK BRI. awalnya orang tua saya punya hutang di bank BRI macet bertahun-tahun lamanya. mungkin 5 tahun. setelah pihak bank menegur kembali kapan harus di lunasi, akhirnya dari pihak bank BRI menawarkan ke saya agar bisa melanjutkan pelunasan. alih-alih hutangan yang tadinya sebesar Rp.5.000.000.00,- di tawari modal lagi Rp.5.000.000.00,- ke saya supaya tunggakan hutang orang tua yang macet tadi bisa di lanjutkan oleh saya. jadi total hutangnya Rp.10.000.000.00,-.
waw. apakah saya nanti bisa melanjutkan untuk melunasi hutang tersebut dengan hanya memiliki 1 usaha saja?... 

tadinya saya ragu di tawarin modal lagi dari pihak bank BRI. sambil mikir apakah saya bisa melunasi hutang tersebut?... sementara dari hasil usaha saya sendiri penghasilannya hanya pas-pasan saja tiap bulannya. pada akhirnya saya harus menemui pihak bank BRi di kantornya untuk mengajukan pengajuan yang ke 2 kalinya untuk melanjutkan hutang orang tua saya tersebut. saya dikasih formulir pengajuan. setelah itu saya di suruh meminta tanda tangan ke pak kuwu setempat di desa saya. saya serahkan ke pihak banknya lagi setelah corat caret dapat tanda tangan pak kuwu. kemudian saya menunggu untuk beberapa hari kemudian agar tambahan modal hutang 5 juta tadi cair.

selang 1 minggu, dari pihak bank mengontek saya bahwa uangnya sudah di transfer ke rekening saya sejumlah 5 juta dan saya pergunakan sebaik-baiknya untuk modal tambahan usaha. alhamdulillah punya modal tambahan pikir saya. simplenya, saya bisa setor cicilan pelunasan hutang melalui pemotongan dari rekening saya. saya sambil nabung dan tiap bulan jatuh tempo di potong otomatis dari pihak bank. jadi tidak ribet.

awalnya mulus setorannya. setelah saya mendapatkan masalah dengan usaha saya sendiri, akhirnya cicilan setoran sempat menunggak 1-2 bulan dan saya dapat teguran dari pihak bank dengan janji-janji saya yang sering meleset. lagi enak-enaknya usaha, selalu saja ada banyak rintangannya. masalahnya istri saya meminta cerai karena faktor selingkuh di luar negri sana. tepatnya di taiwan. sampai sini saya harap buat kawan-kawan yang kebetulan membaca tulisan saya ini, kalau punya istri mending jangan nurutin istri berangkat ke luar negri jadi TKI. jadilah kepala rumah tangga yang tegas sebagai laki-laki. next saya lanjtukan tentang bank BRI nya.

selang beberapa bulan, saya melunasi tunggakan hutang saya ke BRI sekaligus untuk melunasi 4 bulan. pikir saya bisa hutang lagi. ternyata dari kesalahan karena menunggak 1-2 bulan setorannya, dari pihak bank memutuskan untuk sementara waktu atas nama saya tidak bisa meminjam uang lagi. 4 juta melayang buat modal, di lunasi malah tidak bisa meminjem lagi. nasib.... hahahha (Ketawa Kecut).

yup dari kesimpulan di atas. jangan sia-siakan kepercayaan bank kalau kita mau meminjam. apa lagi sampai menunggak setoran. tapi alhamdulillahnya saya sudah tidak punya beban dari hutang bank dan saya sudahi cukup sampai sekian. rasanya gimana gitu ya orang punya hutang. serasa hidup tak tenang dan tertekan jika kita tidak bisa membayar utang tiap bulannya. jika anda sendiri mampu untuk membayar hutang, saya rasa tidak ada alasan untuk meminjam hutang.


oke kawan itu saja perjalanan singkat saya mengenai hutang di BANK. manfaatkan hutang sebaik-baiknya untuk kepentingan modal usaha saja. jika tidak mampu melunasi, jangan coba-coba meminjam hutang di bank. terimaksih sudah menbaca cerita saya hari ini.

Post a Comment

0 Comments