di kesempatan kali ini pribadi akan saya ceritakan di blog ini. tentunya saya akan menceritakan bagaimana perjalanan saya mengenal mikrotik secara otodidak melalui penelusuran google. yang pasti anda harus cerdas-cerdas untuk memahaminya. kalau tidak bisa memahaminya dengan mudah, tentunya anda harus mengikuti belajar khursus di bidang mikrotik atau sering menanyakan pada halinya di bidang ilmu mikrotik.
tidak muda apa yang saya terapkan ketika setelah membaca-baca di forum atau di situs tertentu belajar tentang mikrotik. apa lagi bahasa di menu mikrotik itu belum bisa saya pahami sama sekali sebelumnya. tentu prosesnya tahap demi tahap hingga memakan waktu yang sangat lama. apa lagi belum mengenal apa itu IP kelas A, B, C, D dan masih banyak lagi dari pengertian IP tersebut. karena saya tidak begitu banyak memahami tentang ilmu mikrotik, di blog ini saya sengaja belajar sederhananya saja.
sederhananya saya hanya tahu IP yang di gunakan pada umumnya saja. misal IP yang saya gunakan untuk IP lokal ke komputer 192.168.1.1 dan saya hanya menerapkan IP belakangnya saja setelah 168.xx.xx . misalnya IP yang dari radio ISP utama atau penyedia internet 111.10.10.88 dan saya konfigurasikan ke komputer yang saya pakai menggunakan IP Lokal misalnya 192.168.100.1/24 dengan network 192.168.100.0 di menu IP > Address pada ether 2. untuk ether 1 fungsinya untuk radio utama . nah mulai dari situ saya sedikit bisa memahami tentang mikrotik jaringan internet.
pada intinya agar mikrotik kita ada aliran internetnya, maka yang paling utama anda terlebih dahulu harus berlangganan ke penyedia internet dan nanti akan di berikan nomer IP radio utamanya dari penyedia internet tersebut yang saya maksud di atas. mudah-mudahan apa yang saya jelaskan di atas bisa di mengerti ya. hal pertama yang kita lakukan adalah mendownload winbox agar bisa masuk ke mikrotiknya.lalu setelah kita mereset mikrotiknya. kemudian masuk menggunakan mac address dari komputer yang kita pakai. user login gunakan admin. paswordnya kosongkan saja lalu tekan connect.
setelah tampilan menu awal, maka disitu kita harus meremove pengaturan bawaan mikrotiknya. nanti kita akan keluar dari winboxnya dan kemudian login lagi. setelah kita login, baru kita belajar mencoba memasukan IP dari penyedia internetnya. topologinya begini:
- Lubang Mikrotik Ether 1= Untuk nomer IP dari Radio.
- Lubang Mikrotik Ether 2= Untuk Nomer IP lokal yang kita bikin agar bisa di terapkan/di gunakan ke komputer kita.
saya harap disini anda sudah jelas ya. nah sekarang bagaimana agar internet dari radio masuk ke mikrotik bisa di gunakan internetnya?.....
pertama susun IP dari radio di menu IP > Address pada Ether 1.
kedua susun IP Lokal pada Ether 2 di menu yang sama. network akan terisi secara otomatis. lalu ok dan apply.
selesai sampai situ kita beralih ke menu berikutnya yaitu IP > DNS. nomor dns ini biasanya di dapatkan dari penyedia jaringan internet juga atau bisa kita gunakan DNS google. jangan lupa centang Allow Remote Request setelah mengisi nomor DNS di bagian kolom Servers.
Menu berikutnya di bagian IP > Firewall > NAT. tekan tanda (+) kita buat "srcnat" di bagian kolom Chain, terus kebawah kita arahkan ke Ether 1 di bagian kolom Out Interface. beralih ke tab berikutnya di bagian Action. pada kolom action kita arahkan ke Masquerade. tekan Apply lalu OK.
terakhir kita beralih ke menu IP > Routes. kita tekan (+) lalu isikan di bagian kolom DST ADDRESS 0.0.0.0/0. di bagian kolom gateway kita arahkan ke Ether 1 atau bisa juga IP gateway dari penyedia internetnya. selesai kita Apply terus tekan OK.
gimana rumit kan?... saya juga sama seperti anda dulunya. sangat-sangat membingungkan. pada hal penerapan yang saya jelaskan disini sangat sederhana dan sangat bisa di mengerti. semoga bisa membantu anda ya di artikel ini. selamat belajar ilmu otodidak dan selalu semangat.
0 Comments
silahkan komentar jika berkenan