Server Profiles di bagian menu tab hotspot, merupakan pengaturan yang di hasilkan dari pengaturan awal dari tab menu Servers pertama kali anda membuat konfigurasi hotspot. di bagian menu Server Profiles, yang berfungsi untuk mengarahkan pelanggan atau user hotspot ke halaman login hotspot beserta alamat IP Address default Gatewaynya. ketika pelanggan hotspot di arahkan ke halaman login, pelanggan bisa mengetik menggunakan Gateway Ip Address atau alamat DNS Namenya. misalnya begini.

pelanggan bisa mengakses manual ke halaman login dengan mengetik IP Address Gateway 192.168.1.2 hotspotnya di saat pelanggan mengaktifkan pengaturan wifinya di perangkat pada browsernya atau bisa menggunakan dengan cara mengetik DNS Name http://difginet.blogspot.com sebagai pengganti IP Gateway yang anda buat pertama kali di tab menu Servers. itulah fungsi menu Server Profiles. selain itu anda bisa memahami di tiap kolom Server Profilesnya. untuk itu di artikel ini mimin semampunya akan menjelaskan sesuai pengalaman mimin sendiri di bidang hotspot. biasanya pelanggan hotspot akan di arahkan otomatis ke browser setelah mengaktifkan pengaturan wifinya di jalur nama SSID hotspot anda.
pada tiap kolom Server Profiles, tentunya ada bagiannya masing-masing. di kolom
Name, anda boleh mengeditnya dan sesuaikan dengan nama jalur hotspot Serversnya. misalkan jalur Server anda menggunakan dengan router TOTOLINK CP300, di kolom tersebut harus disesuaikan di jalurnya agar anda sendiri tidak bingung untuk pengoprasiannya bila anda sendiri membuat jalur hotspot lain suatu saat nanti. kita contohkan misalnya di bagian menu
Servers Profile di beri nama CP300. yang artinya khusus di jalur tersebut. karena beda jalur maka beda lagi jalur interfacenya. sebagai topologi bila mana anda membuat jalur hotspot lain lagi, anda membuatnya seperti ini.
TAB
SERVERS Menggunakan:
TOTOLINK CP300.
NANOSTATION 2.
maka di bagian menu Server Profiles anda sesuaikan saja begini
TAB
SERVER PROFILES Edit Namanya Menjadi:
CP 300 PROFILES.
NS2 PROFILES.
mengapa seperti itu topologi yang mimin buat?.... karena beda jalur, beda pula jalur interfacenya dan juga IP Addressnya. sekarang kita mari lanjutkan untuk mengenal fungsi di bagian tiap kolomnya. pada kolom Hotspot Address, seperti penjelasan di atas, fungsinya adalah nomor IP Gateway untuk mengarahkan pelanggan ke halaman login secara otomatis ke browser. sebagai pengganti IP Gatewaynya, maka akan di samarkan dengan alamat DNS Name yang menggunakan alamat http://difginet.blogspot.com atau misalkan anda membuat DNS Namenya
contohsaja.com yang sama dengan
http://contohsaja.com ketika tampil di kolom browser mozila, google chrome dan sebagainya.sedangkan di kolom DNS Name, anda tidak perlu mengeditnya. karena dns name sudah anda buat ketika pertama kali mengconfigurasikannya di menu Servers.
kita beralih ke kolom
HTML Directory. kolom ini tentunya anda harus bisa belajar cara membuat HTML. tentunya bagi yang sudah biasa membuat blog, pasti akan paham mengenai cara edit HTML dan javascript. ini fungsinya agar bisa menampilkan halaman login yang keren bagi pengguna hotspot anda. coba anda baca-baca
disini untuk memahami cara membuat halaman login hotspot. pada kolom
HTML DIREcTORY OVERREDE, anda boleh abaikan saja. di kolom
RATE LIMIT (Rx/Tx) anda bisa memberi batasan limit bandwithnya dengan format penulisan (M) di akhir angka. misalnya anda memberi kecepatan 1M/1M= 1Mega Byte atau bisa juga yang lebih kecil 512K/512K=Kbps Kilobyte Per Second. untuk kolom di bawahnya, kita abaikan saja jika anda tidak menggunakan proxy.
kita beralih ke tab selanjutnya yaitu tab
LOGIN. di bagian
Login By anda boleh centang di bagian
HTTP CHAP,
HTTP PAP,
HTTPS jika di perlukan dan
TRIAL saja untuk opsi hotspot standar. pada bagian kolom
SSL Certificate biarkan saja none. di bagian
Split User Domain, jangan di centang biarkan saja. jika anda ingin memberi gratisan ke pelanggan hotspot setiap hari sebagai promo, sesuaikan saja sendiri. anda bisa memberikan gratis 10 menit atau 30 menit per hari dengan format 30 menit misalnya 00:30:00 atau 10 menit 00:10:00 saja. di bagian
Trial Uptime Reset, ini yang artinya pembatasan setiap harinya beri saja angka dengan format 1d 00:00:00 untuk 1 hari. untuk kolom
Trial User Profiles arahkan saja profile yang anda sudah buat di bagian menu tab
USER PROFILES. nanti kita bahas ya di artikel selanjutnya dan yang terakhir pada tab
RADIUS, boleh di gunakan boleh anda abaikan saja centanganya.
nah itu saja fungsi dari Servers profils Hotspot. semoga artikel ini sedikit membantu anda untuk memahami fungsi-fungsi di bagian menu konfigurasi hotspot. agar terus bisa belajar bersama. silahkan anda baca-baca di label
MIKROTIK atau
HOTSPOT. terimakasih sudah berkunjung di blog ini.
0 Comments
silahkan komentar jika berkenan